BeritaBerita UtamaParlementaria

Alwi Pastikan Dewan Segera Kroscek Keluhan Dampak Proyek RSUD Balikpapan Barat

×

Alwi Pastikan Dewan Segera Kroscek Keluhan Dampak Proyek RSUD Balikpapan Barat

Sebarkan artikel ini
proyek RSUD Balikpapan barat
Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, memastikan pihaknya segera merespons keluhan dampak proyek RSUD Balikpapan Barat yang santer beredar baru-baru ini. (foto: narasinegeri)

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, merespons keluhan terkait dampak proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balikpapan Barat.

Baru-baru ini, warga sekitar lokasi proyek, tepatnya RT 16, Kelurahan Baru Ulu kembali menyuarakan kerusakan fasilitas publik yang belum teratasi. Jembatan sebagai akses warga setempat, terindikasi mengalami dampak aktivitas proyek tersebut.

Alwi memastikan, Komisi III dan IV DPRD segera turun ke lapangan untuk memastikan masalah tersebut.

“Kami akan melihat langsung sampai sejauh mana kerusakan atau dampak dari pembangunan rumah sakit tersebut. Kalau ternyata rusak, tentunya kita koordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar segera ada perbaikan,” terangnya, Senin (16/6/2026).

Dia mengaku terkejut dengan adanya keluhan baru ini. Pasalnya, pelaksana proyek tersebut sebenarnya sudah sempat melakukan perbaikan fasilitas di sekitar lokasi pada tahun 2025 lalu. Apalagi, beberapa bulan lalu pemerintah kota telah menghentikan sementara proyek tersebut demi proses evaluasi.

“Informasinya sudah ada perbaikan tahun lalu. Saya tidak tahu juga, kok sekarang bisa rusak lagi. Tapi ini kan baru pemberitahuan sepihak, makanya kita harus lihat langsung ke lapangan,” tambahnya.

Selain kerusakan jembatan, perhatian serius dewan juga tertuju pada isu keselamatan warga di sekitar area proyek. Baru-baru ini juga, beredar kabar bahwa ada dua anak yang terjatuh akibat kondisi lingkungan terdampak proyek.

Menanggapi hal itu, Alwi enggan berspekulasi sebelum memastikan langsung dari warga sekitar lokasi.

“Nah, ini yang harus kita lihat dan dengarkan langsung dari warga. Kalau tidak, kita agak susah berkomentar karena takutnya salah informasi,” jelas politisi Partai Golkar itu.

Mengenai fungsi pengawasan DPRD, Alwi memastikan bahwa koordinasi internal telah berjalan intensif. Dia sendiri telah menginstruksikan Ketua Komisi IV untuk memantau perkembangan di lapangan secara berkala.

“Sebelum saya berkomentar terlalu banyak, saya harus memastikan dulu sejauh mana dampak dan bagaimana pengawasannya. Komunikasi terus berjalan, dan saya sudah perintahkan Ketua Komisi IV untuk selalu memantau,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan