BeritaBerita UtamaPolitik

PKB Balikpapan Konsentrasi Rebut Posisi Unsur Pimpinan DPRD Kota Periode Mendatang

×

PKB Balikpapan Konsentrasi Rebut Posisi Unsur Pimpinan DPRD Kota Periode Mendatang

Sebarkan artikel ini
modernisasi gerakan politik PKB Balikpapan
Ketua DPC PKB Balikpapan, Michael Adams, sebut regenerasi struktur pengurus sebagai konsentrasi utama partainya demi mendongkrak perolehan kursi legislatif pada pemilihan mendatang. (foto: narasinegeri)

narasinegeri – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Balikpapan memulai gerakan peremajaan struktur kepengurusan hingga tingkat akar rumput. Melalui strategi tersebut, PKB Balikpapan ingin mengantarkan kadernya duduk di posisi unsur pimpinan DPRD Kota Balikpapan.

Ketua DPC PKB Balikpapan, Michael Adams, mengungkap struktur DPC untuk periode 2026–2031 telah resmi dilantik pada 23 Juli 2026.

“DPP (Dewan Pengurus Pusat) telah melantik kepengurusan DPW maupun DPC seluruh Indonesia di Jakarta. Saya sebagai Ketua DPC periode 2026–2031, Pak Sufyan Jufri sebagai sekretaris, dan Ari Widianti sebagai bendahara,” ungkap Adams saat konferensi pers, Senin (27/7/2026).

Pasca pelantikan, PKB Balikpapan kini fokus me-restrukturisasi pengurus anak cabang (PAC) hingga ranting di seluruh kelurahan. Sesuai instruksi DPP, proses pembentukan kepengurusan di akar rumput menitikberatkan regenerasi, sekaligus sebagai gerakan modernisasi partai.

“PKB lagi memodernisasi gerakan. Kami ingin banyak kalangan muda berumur 35 tahun kebawah yang masuk di kepengurusan tingkat ranting,” terangnya.

Kebijakan tersebut, kata Adams, bertujuan agar struktur organisasi lebih adaptif dengan perkembangan. Apalagi mayoritas warga Balikpapan merupakan kelompok usia produktif. Karena itu, partai harus mampu mengikuti perubahan dengan memberikan ruang lebih besar kepada generasi muda.

“Kalau tidak melakukan regenerasi, bagaimana kita mau mengikuti perkembangan? Yang tua mendorong dari belakang, sedangkan yang muda kita dorong berinovasi,” imbuhnya.

Kader muda punya keunggulan dalam kerja politik

Selain itu, Adams meyakini kader muda memiliki keunggulan dalam penguasaan teknologi, serta kedekatan dengan masyarakat. Peran tersebut tentunya semakin memperkuat kerja politik partai di lapangan.

Melalui gerakan ini, PKB berharap perolehan kursi legislatif pada pemilihan berikutnya akan terdongkrak.

“Dengan semangat muda ini, kita ingin perolehan kursi DPRD kota periode mendatang meningkat. Kalau sekarang kita sudah punya fraksi sendiri, ke depan paling tidak kita bisa rebut posisi unsur pimpinan,” katanya.

Dalam konteks pemilihan kepala daerah, PKB juga mulai mempersiapkan kader internal. Atau setidaknya mampu mendorong figur muda untuk maju sebagai calon kepala maupun wakil kepala daerah.

“Untuk kepala daerah, pastinya kita mengutamakan agar ada kader yang diusung, atau setidaknya kita dorong figur-figur muda untuk maju,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan