BeritaParlementariaPolitik

Muhammad Najib Nilai Komposisi AKD Perlu Penyelarasan, Fraksi PDIP DPRD Balikpapan Buka Jalur Komunikasi

×

Muhammad Najib Nilai Komposisi AKD Perlu Penyelarasan, Fraksi PDIP DPRD Balikpapan Buka Jalur Komunikasi

Sebarkan artikel ini
Akd DPRD Balikpapan
Anggota Fraksi PDIP DPRD Balikpapan, Muhammad Najib, menilai proses penyusunan AKD perlu keselarasan antar kekuatan politik di legislatif. Menuju penetapan AKD sesi kedua, Fraksi PDIP bersikap terbuka bagi fraksi lain untuk menjalin komunikasi. (foto: narasinegeri)

narasinegeri – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Balikpapan menyatakan terbuka bagi fraksi lain untuk menjalin komunikasi terkait penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) pertengahan periode. Sebagai salah satu peraih kursi terbanyak di legislatif, Fraksi PDIP bersikap fleksibel dalam mencermati potensi perubahan komposisi AKD.

Anggota Fraksi PDIP DPRD Balikpapan, Muhammad Najib, menilai penyusunan komposisi AKD memerlukan keselarasan. Karena itu, proses pengisian struktur komisi maupun badan tak bisa lepas dari kesepakatan antar-kekuatan politik di legislatif.

“Pastinya kita terbuka kepada fraksi lain untuk menjalin komunikasi. Bagaimana komposisi atau penempatan anggota di AKD nanti,” ujar Najib, Rabu (2/9/2026).

Legislator dua periode itu menerangkan, skema rotasi pada paruh masa jabatan menjadi hal wajib di internal dewan. Perubahan struktur berkaitan dengan penyegaran, agar tugas dan fungsi kelembagaan lebih maksimal ke depannya.

Menurut Najib, keputusan fraksinya dalam proses pengisian struktur AKD mempertimbangkan kapasitas dan kapabilitas anggota. Sehingga pengawalan terhadap kebijakan publik dan program pembangunan daerah maksimal dan tetap tegak lurus dengan arah politik partai.

“Prinsipnya kita menempatkan anggota sesuai dengan kemampuannya. Supaya efektif untuk mengawal program kerja pemerintah daerah demi kepentingan masyarakat Balikpapan,” tambah Legislator yang juga Sekretaris DPC PDIP Balikpapan itu.

Meski begitu, Najib memastikan bahwa fraksi PDIP saat ini belum berencana merotasi anggota pada komposisi AKD mendatang. Terlebih, sejauh ini arah politik PDIP dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah masih terjaga.

Hanya saja, dinamika dan komunikasi lintas fraksi yang terbangun nantinya sedikit-banyak akan memengaruhi langkah-langkah strategis PDIP.

“Kita masih terus melihat perkembangan dari komunikasi-komunikasi yang terbangun sampai ke depannya. Tapi, saat ini kami belum melihat perlunya perubahan penempatan anggota,” jelasnya.

Pemetaan politik oleh fraksi-fraksi di DPRD Kota Balikpapan diperkirakan terus bergulir hingga memasuki awal tahun mendatang. Seiring dengan jadwal penetapan AKD paruh masa jabatan.

Baca juga: Belum Jadi Bahasan Banmus DPRD Balikpapan, Isu Rotasi AKD Menggelinding

Tinggalkan Balasan