narasinegeri – Proyek fasilitas umum dan kesehatan di Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara bakal terealisasi tahun 2027. Selain kelanjutan revitalisasi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Muara Rapak, proyek perbaikan jembatan di perempatan Ramayana akan bergulir tahun depan.
Kedua proyek tersebut masuk dalam Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Riyan Indra Saputra, menyebutkan alokasi untuk pelaksanaan proyek Puskesmas Muara Rapak berkisar Rp20 miliar. Sebelumnya, proses pembangunan sempat tertunda akibat terbatasnya anggaran pemerintah kota.
“Bangunan lama sudah sempat dibongkar, tapi dananya belum siap. Akibatnya, saat hujan deras, tanah di lokasi tergerus air dan berdampak ke lingkungan sekitar. Makanya kemarin kita amankan dulu dengan membangun retaining wall (dinding penahan tanah) dan siring,” bebernya, Kamis (27/8/2026).
Dengan rampungnya struktur tersebut, proses pembangunan segera memasuki tahap akhir konstruksi fisik gedung Puskesmas. Atas masukan dewan, bangunan dua lantai itu akan dilengkapi fasiltas basement sebagai tempat parkir kendaraan.
“Dulu kan parkirnya memakan bahu jalan, padahal tepat di bawahnya ada lampu merah. Sangat rawan dan bikin macet. Makanya, kami usulkan mengubah konsepnya agar seluruh kendaraan pengunjung bisa parkir di dalam basement,” jelas Riyan.
Sementara untuk perbaikan jembatan di ruas Jalan Klamono, arah menuju kawasan Gunung Pipa, akan memasuki tahapan awal. Riyan mengungkapkan, proses lelang Detail Engineering Desain (DED) jembatan akan bergulir pada APBD Perubahan.
“Kondisi jembatannya memang sudah membahayakan pengendara yang melintas. Lelang rancangan desainnya kita dorong di anggaran perubahan, baru setelah itu pengerjaan fisik bangunannya berjalan mulai awal tahun depan,” pungkas legislator asal Balikpapan Utara itu.














