narasinegeri – Hubungan bilateral Australia dan wilayah Indonesia bagian timur bakal memasuki babak baru usai masa tugas Todd Dias selaku Konsul-Jenderal Australia resmi berakhir.
Todd Dias segera kembali ke Australia untuk menjalankan penugasan baru di Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT), Canberra. Sebagai penerus, Sanchis Davis akan mengemban tugas Konsul-Jenderal Australia di Makassar.
Selama tiga tahun bertugas di Indonesia, Dias mempromosikan berbagai kemitraan strategis. Meliputi bidang pendidikan, ekonomi, hingga kolaborasi bersama masyarakat Kalimantan Timur.
Sepanjang menjabat, Dias sekurangnya empat kali berkunjung ke Kalimantan Timur. Dua kunjungan ke Universitas Mulawarman untuk memberi kuliah umum dan meninjau perpustakaan Aussie Banget Corner. Ia juga sempat mengunjungi SD Islam Fastabiqul Khairat yang bermitra dengan salah satu sekolah di Australia bagian barat melalui program BRIDGE.
Peringatan hari ANZAC di Balikpapan merupakan momen yang paling berkesan baginya.
“Salah satu momen yang akan selalu berkesan. Sebuah tempat yang menjadi saksi bisu sejarah perjuangan bersama pada masa perang dunia kedua,” kenangnya dalam keterangan tertulis, Rabu (12/8/2026).
Bangga mempererat hubungan bilateral kedua negara
Adapun peran Tood Dias selama bertugas di Kalimantan Timur yakni, berkolaborasi dalam penyelenggaraan Festival Sinema Australia Indonesia di Samarinda dan Balikpapan. Serta tiga program bantuan langsung tunai (Direct Aid Program).
Pertama, terkait dengan penyediaan pasokan air bersih dan listrik tenaga surya di Desa Sungai Merdeka, Samboja. Program kedua, penerapan teknologi pengolahan limbah untuk industri tempe rumahan di Desa Tenggarong Seberang.
Dan ketiga, pembangunan pompa air berbasis PLTS skala kecil guna membantu kebutuhan air dan listrik bagi petani di Balikpapan Utara. Program ini menggandeng Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan.
Selain ramah, Tood Dias terkenal sangat aktif dan konsisten memperkuat keterikatan Australia di 12 provinsi yurisdiksinya.
Dalam agenda pamitnya dengan mitra kerja di Samarinda, Wali Kota, Andi Harun mewakili pemerintah daerah setempat menyampaikan apresiasi. Pemerintah setempat berharap kolaborasi beasiswa, kesempatan studi ke perguruan tinggi Australia, serta peluang investasi akan selalu terbuka.
“Sedih bagi saya harus menyelesaikan masa tugas ini, tetapi saya merasa bangga karena telah memberikan yang terbaik untuk mempererat hubungan kedua negara. Terima kasih atas persahabatan, dukungan, dan kehangatan luar biasa seluruh masyarakat serta mitra kerja di Kalimantan Timur” tutur Dias.














