Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan merekomendasi pengembangan moda Balikpapan City Trans (Bacitra) pada tahun mendatang. Salah satu fokus legislatif adalah penggunaan armada ramah lingkungan.
Dewan mendesak kelanjutan pengintegrasian armada berbasis listrik dalam operasional Bacitra. Komisi III menilai terobosan ini juga sejalan dengan kebijakan strategis pemerintah, terkait efisiensi bahan bakar minyak (BBM).
“Kita tadi minta, supaya pengembangan armada listrik untuk operasional Bacitra berlanjut di tahun 2027,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, usai memimpin rapat pembahasan akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027 bersama Dinas Perhubungan (Dishub), Jumat (26/6/2026).
Lanjut dia mengatakan, transisi operasional moda transportasi massal ini berpengaruh penting bagi masa depan tata kota dan lingkungan. “Karena ini bisa jadi bagian menghemat penggunaan bahan bakar fosil. Kedua, tidak membuat polusi udara. Bagi kami, ini penting,” lugas Politisi Partai Golkar itu.
Sebenarnya, tahun ini pemerintah kota menyiapkan tambahan bus bertenaga listrik pada tahun ini. Yusri mengungkap, ada dua unit baru yang akan menjalani uji coba. Penambahan ini masuk dalam skema alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 ini.
“Ada tambahan dua unit bis listrik, tapi masih sebatas uji coba. Rutenya untuk dalam kota saja,” jelasnya.
Mengenai spesifikasi teknologi, Yusri mengatakan, bus tambahan ini menggunakan kombinasi energi listrik dan BBM. “Kendaraan listrik, bisa juga pakai bensin. Semacam apa, hybrid lah bahasanya itu, ya hybrid,” tambahnya.
Melalui uji coba operasional, legislatif berharap, kedua armada tersebut minimal mampu mengimbangi animo masyarakat terhadap keberadaan transportasi massal.
Yusri menganggap, kehadiran transportasi massal yang andal, modern, dan bebas emisi merupakan indikator utama kemajuan sebuah kota. Penilaian ini berkaca pada kesuksesan kota-kota besar mancanegara lainnya.
“Kalau kita ke Singapura, Malaysia, bahkan Cina, angkutan massal itu jadi andalan. Nah, kita ingin Balikpapan bisa juga seperti itu. Karena (Bacitra) ini banyak manfaatnya, jadi kami mau tetap berlanjut,” pungkasnya.














