BeritaParlementariaPolitik

Goncang Ulang AKD Sesi Kedua, Fraksi NasDem DPRD Balikpapan Tangkap Peluang Posisi Ketua Komisi

×

Goncang Ulang AKD Sesi Kedua, Fraksi NasDem DPRD Balikpapan Tangkap Peluang Posisi Ketua Komisi

Sebarkan artikel ini
AKD DPRD Balikpapan
Anggota Fraksi NasDem yang juga Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman, mengakui internal fraksinya tengah mengevaluasi penempatan anggota dalam formasi komisi-komisi untuk menangkap peluang rotasi AKD paruh masa jabatan. (foto: narasinegeri)

narasinegeri – Fraksi Partai NasDem DPRD Balikpapan mulai memetakan arah strategi politik untuk menangkap peluang rotasi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) pada paruh masa jabatan.

Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Balikpapan telah menetapkan jadwal penyusunan struktur AKD sesi kedua. Jika tidak ada halangan, penetapan formasi baru AKD tengah periode akan berlangsung sekitar triwulan pertama 2027.

Menuju momentum tersebut, Fraksi Partai NasDem mulai melakukan konsolidasi internal untuk menentukan langkah politik. Secara garis besar, Fraksi NasDem mencermati peluang terjadinya perubahan pada struktur komisi-komisi.

Baca juga: Belum Jadi Bahasan Banmus DPRD Balikpapan, Isu Rotasi AKD Menggelinding

Anggota Fraksi NasDem sekaligus Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman, mengakui fraksinya tengah mengevaluasi penempatan anggota yang ideal dalam struktur AKD mendatang.

Dalam penyusunan struktur AKD sesi pertama, Yono menilai fraksinya belum terakomodasi secara optimal. Meski NasDem merupakan peraih kursi terbanyak kedua di DPRD Kota Balikpapan.

Yono menyadari bahwa dinamika penyusunan komposisi saat itu belum memihak fraksinya. Namun pada sesi mendatang, NasDem optimistis untuk mengamankan minimal satu dari empat posisi Ketua Komisi.

“Harapan kita begitu. Secara jumlah kursi, rasionalnya NasDem terakomodasi saat AKD pertama. Nah, di AKD tengah periode nanti harapannya kita mendapat minimal posisi ketua, komisi” ungkap Yono, Selasa (1/9/2026).

Seiring target tersebut, Fraksi NasDem turut memfokuskan pergeseran susunan penugasan anggota di komisi-komisi. Langkah tersebut, kata Yono, supaya penempatan anggota lebih menyesuaikan kapasitas dan karakter masing-masing.

“Dari internal fraksi kemungkinan ada beberapa penyegaran atau pergeseran pada komposisi komisi. Itu juga fokus kita di rapat terakhir bersama pengurus partai,” jelasnya.

Dorong lahirnya fraksi baru di legislatif

Menariknya lagi, Fraksi NasDem mendorong pengembangan jumlah fraksi pada penyusunan AKD mendatang. NasDem berharap kelak akan ada 7 fraksi di DPRD Balikpapan.

“Menurut saya, idealnya fraksi di dewan itu ganjil, barangkali mencapai 7 fraksi. Kalau ganjil, dinamikanya lebih hidup dan pengambilan keputusan lebih solutif,” papar Yono.

Untuk mencapai target tersebut, NasDem menegaskan pentingnya komunikasi lintas fraksi. Langkah tersebut menurut Yono, berguna untuk membaca peluang fraksinya dalam peta perpolitikan di legislatif.

“Komunikasi lintas fraksi itu sudah pasti. Untuk saling menguatkan sistem berorganisasi dan mengharmonisasi semua kebijakan politis DPRD. Apalagi untuk posisi-posisi strategis yang ingin kita perjuangkan, tentu membutuhkan dukungan dari fraksi-fraksi lain,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan