BeritaParlementariaSosial

Yono Suherman Tegaskan Pentingnya Akurasi Data Demi Menjamin Program Perlinsos Balikpapan Tepat Sasaran

×

Yono Suherman Tegaskan Pentingnya Akurasi Data Demi Menjamin Program Perlinsos Balikpapan Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
digitalisasi perlindungan sosial
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman, menekankan pentingnya akurasi data demi menjamin program perlindungan sosial yang tepat sasaran. (foto: narasinegeri)

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, menegaskan pentingnya akurasi data dalam implementasi program perlindungan sosial (perlinsos). Digitalisasi data merupakan strategi vital memperkuat sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) maupun layanan kesehatan dari pemerintah.

Menurutnya, validasi data menjadi faktor penentu agar penyaluran bansos pemerintah dapat menyasar kelompok masyarakat yang tepat.

“Akurasi data ini penting dalam mendukung program perlindungan sosial. Sehingga bantuan sosial pemerintah dapat tersalur secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, proses pendataannya harus valid dan akurat,” ujar Yono usai menghadiri agenda Kick Off dan Sosialisasi Lintas Stakeholder Perluasan Piloting Digitalisasi Perlindungan Sosial Kota Balikpapan Tahun 2026 di BSCC Dome, Balikpapan, Selasa (2/6/2026).

Selain itu, Yono menyoroti urgensi pembaruan data kepesertaan BPJS Kesehatan untuk kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI). Pemerintah daerah sampai kini masih konsisten memberikan subsidi bagi peserta PBI. Namun, status sosial dan ekonomi masyarakat bersifat dinamis.

“Jangan sampai ada masyarakat yang sebenarnya sudah mampu, tapi masih tercatat sebagai penerima bantuan, sementara warga yang membutuhkan justru belum masuk dalam data. Ini yang harus terus kita benahi bersama,” pesannya.

Lebih lanjut, Politisi Partai NasDem ini menyinggung tantangan Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Posisi tersebut kini menimbulkan dampak pada arus mobilisasi dan pertumbuhan penduduk, sehingga menuntut sistem pendataan yang lebih responsif.

Mencermati tantangan tersebut, Yono meminta ketua Rukun Tetangga (RT) dan perangkat kelurahan, untuk aktif melakukan pemutakhiran data warga di wilayah masing-masing. Keterlibatan aparatur di lingkungan terkecil, sangat penting untuk memastikan data yang tercatat dalam sistem benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. 

“Pertumbuhan penduduk juga harus menjadi perhatian, karena arus mobilisasi penduduk dengan adanya IKN ini terus bergerak. Di sinilah pentingnya peran ketua RT dan kelurahan dalam mendukung pembaruan data warga,” pungkas Yono.

Tinggalkan Balasan