BeritaEkonomi dan Bisnis

Evaluasi Capaian, KKT Sambut Tantangan Dinamika Industri Logistik Tahun 2026

×

Evaluasi Capaian, KKT Sambut Tantangan Dinamika Industri Logistik Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama PT KKT, Enriany Muis, menegaskan upaya perusahaan dalam menjaga konsistensi arus logistik sepanjang tahun 2026. (foto: ist/hmskkt)

PT Kaltim Kariangau Terminal melalui tahun 2025 dengan catatan pelayanan arus petikemas mencapai 200.418 TEUs. Capaian ini tak lepas dari faktor dinamika industri logistik sepanjang periode tersebut.

Berbanding dengan tahun sebelumnya, pertumbuhan arus petikemas pada 2025 tercatat menurun sekitar 5 persen. Dalam kurun waktu tersebut, jumlah arus lebih banyak terpengaruh faktor eksternal.

Sekitar 10 persen muatan kargo petikemas, misalnya, besi tua dan barang pindahan telah beralih ke non petikemas. Selain itu, penurunan intensitas proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara mempengaruhi volume distribusi material. Padahal, tahun sebelumnya sebagian besar distribusi melalui jalur petikemas.

Pada periode 2024, arus petikemas memang bertumbuh sekitar 20 persen. Perbedaan ini merupakan gambaran realistis atas kondisi ekonomi dan distribusi barang sepanjang tahun berjalan. Meski begitu, KKT menegaskan kesiapan untuk terus beradaptasi dengan dinamika yang terjadi.

Direktur Utama KKT, Enriany Muis, turut mengemukakan beberapa capaian yang juga patut mendapat perhatian. Terutama, pada sisi keberlanjutan operasional dan efisiensi sepanjang tahun 2025.

Lanjutkan Efek Transformasi Operasional, KKT Jajaki Potensi Pasar CPO

Meski menghadapi volume bongkar muat yang dinamis, KKT telah konsisten menjaga pelayanan tetap andal dan tepat waktu sepanjang periode 2025.

Sejalan dengan itu, KKT juga menjalankan program transformasi operasional menjadi sistem digital Vehicle Mounted Terminal atau VMT. Sistem berupa komputer terminal yang terpasang pada alat bongkar muat itu menghadirkan perubahan signifikan pada pola operasional di lapangan. 

Enriany memastikan, proses pencatatan kini jauh lebih akurat, data bergerak secara real time, dan koordinasi antar unit berjalan lebih cepat.

Menyambut tahun 2026, KKT telah menyiapkan langkah strategis dan penguatan kinerja. Enriany menegaskan komitmen KKT untuk terus bersinergi dengan para stakeholder serta mitra strategis. 

Terbaru, KKT menjajaki potensi pasar komoditas Crude Palm Oil atau minyak kelapa sawit mentah. Dengan langkah tersebut, KKT ingin memperluas basis layanan dan mendorong pertumbuhan arus barang pada periode mendatang.

“Capaian 2025 menjadi dasar penting dalam merancang strategi berikutnya. Perusahaan akan terus beradaptasi dengan menjaga kepercayaan pengguna jasa, perubahan pasar, dan memperkuat sistem operasional. PT KKT berupaya memastikan setiap proses berjalan efisien dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan