BeritaParlementaria

Rapat Paripurna DPRD Balikpapan: Ketua Alwi Singgung Dua Isu Penting

×

Rapat Paripurna DPRD Balikpapan: Ketua Alwi Singgung Dua Isu Penting

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri (paling kanan), menerima nota penjelasan dua Raperda inisiatif dewan pada Rapat Paripurna hari Senin (3/2/2025). (foto: ist)

Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, mengingatkan tantangan yang mengemuka seiring dengan kondisi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir.

Hal ini ia ungkap saat membuka Rapat Paripurna ke-2 Masa Sidang II Tahun 2024/2025 di Gedung Parkir Klandasan, Senin (3/2/2025). 

Menurut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balikpapan, curah hujan tinggi akan masih berlanjut hingga bulan depan. Mengamati hal tersebut, Alwi ingin Pemkot Balikpapan memastikan kesiapan infrastruktur, terkhususnya drainase dan saluran-saluran tali air lainnya. Sembari juga mempersiapkan mitigasi untuk menurunkan risiko banjir.

“Kita harus memastikan bahwa sistem drainase kita mampu menampung volume air hujan yang meningkat, dan langkah-langkah mitigasi banjir sudah disiapkan dengan baik,” pesan Politisi Golkar itu.

Alwi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama di musim hujan yang rentan memicu berbagai penyakit.

“Peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan sangat penting untuk mengurangi risiko penyakit. Ini tanggung jawab kita bersama,” pintanya.

Selain tantangan cuaca, ketua dewan turut menyorot persoalan ledakan penduduk Balikpapan. Sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN), Balikpapan kini menjadi magnet para pendatang demi membuka peluang ekonomi.

Arus migrasi, kata Alwi, berpotensi meningkatkan jumlah kebutuhan hunian. Maka dari itu, perencanaan dan penataan permukiman menjadi langkah penting untuk menghadapi tren tersebut.

Melalui strategi ini pula akan mencegah menculkan pemukiman kumuh yang akan menurunkan kualitas hidup warga kota.

“Meningkatnya jumlah penduduk ini harus diantisipasi dengan kebijakan perumahan yang komprehensif. Kita perlu menyiapkan rencana tata kota yang lebih matang agar kesejahteraan masyarakat dan daya dukung infrastruktur tetap terjaga,” tegasnya.

Rapat Paripurna kali ini menjadi momentum penting bagi semua pihak untuk bersinergi menghadapi tantangan kota pada masa mendatang.

Sementara Pemkot mengambil langkah-langkah konkret, masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga lingkungan tempat tinggalnya. Seluruh upaya ini bertujuan menjaga kenyamanan dan keberlanjutan Balikpapan sebagai kota layak huni di tengah arus perubahan.

Tinggalkan Balasan

Berita

Komisi II DPRD Balikpapan memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) masih aman untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Komisi yang membidangi ekonomi di legislatif itu telah berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait. Terutama dengan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balikpapan dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) pada hari Senin (30/3/2026)

Berita

Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, membenarkan adanya tunggakan pajak sekitar Rp3 miliar oleh Rumah Makan (RM) Padang Upik.

Adi memastikan permasalahan tersebut sudah mendapat penanganan dinas terkait. Jumlah tersebut, merupakan sisa tunggakan wajib pajak. Namun, ia tak merinci jumlah persis pokok tunggakan maupun sanksi denda keterlambatan pembayaran

Berita

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyoroti lemahnya pengamanan aset daerah. Ketua Komisi II, Fauzi Adi Firmansyah, menekankan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan agar lebih serius melakukan langkah-langkah penyelamatan aset. Sehingga dapat meminimalisir risiko sengketa dan pemanfaatan aset dapat lebih optimal