BeritaParlementaria

Proyek IKN Mendongkrak Investasi, Warga Balikpapan Harus Dapat Manfaat

×

Proyek IKN Mendongkrak Investasi, Warga Balikpapan Harus Dapat Manfaat

Sebarkan artikel ini
Desain Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. (ilustrasi: ist)

Fraksi PKS-PPP DPRD Kota Balikpapan mengakui dampak besar proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Pasalnya, pembangunan IKN telah mendorong investasi di berbagai sektor, terutama perhotelan, kuliner, serta kegiatan Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE).

“Keberadaan IKN semakin mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi di Balikpapan. Investasi yang masuk mendorong perkembangan pesat industri perhotelan dan restoran,” ujar Wakil Ketua Fraksi PKS-PPP, Iim Rahman saat Rapat Paripurna, Selasa (11/2/2025).

Dalam paripurana, Iim menyampaikan bahwa sepanjang 2023-2024, proyek IKN berkontribusi sekitar 50% terhadap total investasi di Balikpapan. Angka ini menunjukkan betapa besar peran pembangunan IKN dalam menggerakkan ekonomi lokal.

Meningkatnya sektor MICE dan perhotelan menjadi bukti nyata dari dampak positif proyek tersebut. Dengan meningkatnya kunjungan ke Balikpapan, baik untuk urusan bisnis maupun pembangunan IKN, permintaan terhadap layanan hotel dan restoran ikut tinggi.

Di tengah pesatnya arus investasi, Fraksi PKS-PPP mengingatkan agar pelaku usaha lokal tidak tertinggal dalam perkembangan ini. Iim menekankan pentingnya kebijakan yang memberi kemudahan bagi pelaku usaha kecil dan menengah agar mereka bisa ikut menikmati manfaat dari proyek IKN.

“Kami berharap pemerintah kota lebih memperhatikan pelaku usaha lokal. Peluang usaha harus terbuka luas agar pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat,” tambahnya.

Fraksi PKS-PPP juga mendorong agar regulasi yang mempermudah investasi tetap berpihak pada kesejahteraan warga lokal. Dengan begitu, kemajuan ekonomi yang terjadi di Balikpapan tidak hanya menguntungkan investor besar tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Dengan terus bertumbuhnya investasi akibat proyek IKN, Fraksi PKS-PPP optimistis Balikpapan akan menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera. Pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan bahwa peluang ekonomi yang tercipta benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Berita

Komisi II DPRD Balikpapan memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) masih aman untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Komisi yang membidangi ekonomi di legislatif itu telah berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait. Terutama dengan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balikpapan dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) pada hari Senin (30/3/2026)

Berita

Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, membenarkan adanya tunggakan pajak sekitar Rp3 miliar oleh Rumah Makan (RM) Padang Upik.

Adi memastikan permasalahan tersebut sudah mendapat penanganan dinas terkait. Jumlah tersebut, merupakan sisa tunggakan wajib pajak. Namun, ia tak merinci jumlah persis pokok tunggakan maupun sanksi denda keterlambatan pembayaran

Berita

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyoroti lemahnya pengamanan aset daerah. Ketua Komisi II, Fauzi Adi Firmansyah, menekankan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan agar lebih serius melakukan langkah-langkah penyelamatan aset. Sehingga dapat meminimalisir risiko sengketa dan pemanfaatan aset dapat lebih optimal