BeritaParlementaria

Pembangunan Berkelanjutan di Balikpapan Harus Memperhatikan Keseimbangan

×

Pembangunan Berkelanjutan di Balikpapan Harus Memperhatikan Keseimbangan

Sebarkan artikel ini
Penampakan Balikpapan dari salah satu sudut kota. (ilustrasi: ist)

Fraksi Gerindra DPRD Balikpapan menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Dalam Rapat Paripurna DPRD yang berlangsung Selasa (11/2/2025), Sekretaris Fraksi Gerindra, Siswanto Budi Utomo, menekankan pentingnya keseimbangan dalam pembangunan. Sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara jangka panjang.

“Pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memastikan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Siswanto.

Sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, Fraksi Gerindra mendukung kebijakan pemberian insentif dan kemudahan investasi bagi pelaku usaha. Siswanto mengungkap keyakinan fraksinya bahwa kebijakan ini mampu menarik investor untuk menanamkan modal di Balikpapan. Dengan begitu, lapangan kerja baru akan semakin terbuka hingga pada akhirnya meningkatkan perekonomian daerah.

Namun demikian, investasi harus tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Regulasi yang pro-lingkungan menjadi faktor utama dalam menarik minat investor tanpa mengorbankan keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Iklim investasi yang kondusif harus tetap mempertimbangkan aspek lingkungan. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci agar pertumbuhan ekonomi tetap sejalan dengan keberlanjutan,” tambah Siswanto.

Fraksi Gerindra menegaskan akan terus berkolaborasi dengan fraksi lain dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi yang berpihak pada masyarakat. Langkah ini untuk memastikan Balikpapan berkembang menjadi kota yang nyaman, layak huni, dan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan.

Fraksi Gerindra juga berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang mendukung pembangunan inklusif. Utamanya dari segi peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan regulasi lingkungan, serta memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.

“Kami ingin Balikpapan menjadi contoh sukses penerapan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Dengan regulasi yang tepat dan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, kesejahteraan yang merata dapat tercapai,” tutup Siswanto.

Tinggalkan Balasan

Berita

Komisi II DPRD Balikpapan memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) masih aman untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Komisi yang membidangi ekonomi di legislatif itu telah berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait. Terutama dengan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balikpapan dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) pada hari Senin (30/3/2026)

Berita

Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, membenarkan adanya tunggakan pajak sekitar Rp3 miliar oleh Rumah Makan (RM) Padang Upik.

Adi memastikan permasalahan tersebut sudah mendapat penanganan dinas terkait. Jumlah tersebut, merupakan sisa tunggakan wajib pajak. Namun, ia tak merinci jumlah persis pokok tunggakan maupun sanksi denda keterlambatan pembayaran

Berita

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyoroti lemahnya pengamanan aset daerah. Ketua Komisi II, Fauzi Adi Firmansyah, menekankan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan agar lebih serius melakukan langkah-langkah penyelamatan aset. Sehingga dapat meminimalisir risiko sengketa dan pemanfaatan aset dapat lebih optimal