Komisi II DPRD Balikpapan menekankan pentingnya sinergi semua pihak untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino. Selain masyarakat, Ketua Komisi II, Fauzi Adi Firmansyah, mengingatkan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) agar tetap memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan.
Sebagian wilayah di Indonesia, termasuk kota Balikpapan bakal mengalami penurunan curah hujan drastis sepanjang periode April hingga Oktober mendatang. Kondisi iklim tersebut tak lepas dari pengaruh fenomena El Nino, sehingga pasokan air bersih semakin terbatas.
Fauzi ingin PTMB tetap berupaya menjaga agar distribusi tetap maksimal meski masih harus menghadapi dampak fenomena El Nino. Bahkan, ia menyarankan kepada PTMB untuk mengambil langkah teknis, semisal penambahan jaringan demi optimalisasi pipa induk sepanjang hal itu diperlukan.
“Pelayanan harus tetap maksimal. Lakukan penambahan sambungan atau jaringan, sepanjang langkah tersebut bertujuan mengoptimalkan layanan,” tegasnya saat ditemui di gedung DPRD Kota Balikpapan, Senin (13/4/2026).
Selain itu, menurutnya, PTMB harus tetap responsif terhadap setiap keluhan masyarakat. Terutama, mengenai kualitas dan ketersediaan air bersih selama berlangsungnya fenomena El Nino.
Selanjutnya, Fauzi mengimbau masyarakat untuk mulai memanfaatkan air bersih secara efisien. Sebab, kondisi iklim ke depannya berpotensi mengurangi jumlah pasokan air baku, sehingga berpengaruh pada jumlah penyaluran air bersih ke masyarakat.
Mulai saat ini, masyarakat perlu menampung air hujan sebagai cadangan air bersih untuk kemenuhi keperluan sehari-hari. Langkah sederhana ini merupakan solusi alternatif, sekaligus antisipasi dini untuk menghadapi kemungkinan penurunan debit air.
“Untuk menghadapi dampak El Nino, kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan air hujan. Jangan langsung dibuang, tapi ditampung di tandon sebagai cadangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” saran Fauzi.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak panik ketika menghadapi kondisi iklim tersebut. Dukungan dan kolaborasi antara pemerintah, penyedia layanan, dan masyarakat, menurut dja akan mampu meminimalisir dampak El Nino terhadap ketersediaan air bersih.
“Yang penting masyarakat tidak panik. Kita hadapi bersama, sambil melakukan langkah-langkah antisipatif sebagai solusi,” pesannya.














