narasinegeri – Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Nelly Turuallo, menilai peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak bisa hanya bertumpu pada upaya pemerintah kota. Peran serta elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam mencapai tujuan tersebut.
Hal itu Nelly ungkapkan usai menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Balikpapan, Rabu (26/8/2026).
Dalam pertemuan di ruang rapat Komisi IV itu, MUKI Balikpapan menyampaikan komitmennya untuk bersinergi bersama pemerintah kota. Salah satunya melalui bidang pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Intinya mereka menyampaikan keinginan untuk sinergi, supaya pemerintah itu tidak berjalan sendiri,” kata Nelly.
Menurutnya, MUKI bisa menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat melalui pembinaan UMKM di lingkungan umat. Misalnya, pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha kuliner. Selain juga mengarahkan kelompok masyarakat pada kegiatan yang bersifat produktif lainnya.
“Atau bapak-bapak yang sudah purnatugas, tidak ada kegiatan rutin, bisa mereka berdayakan untuk budidaya ikan,” ujarnya.
Politisi Partai Golkar itu berharap, peran serta MUKI tidak hanya sampai pada dorongan kepada pelaku UMKM. Namun juga memfasilitasi akses permodalan dan pengembangan usaha.
Ia memandang perlunya peningkatan pola kolaborasi semacam ini. Sehingga pemerintah, organisasi masyarakat, dan stakeholder lainnya bisa mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.
Selain pemberdayaan UMKM, MUKI turut menegaskan komitmen untuk merawat toleransi dan moderasi beragama di Balikpapan. Ketua I DPD MUKI Kota Balikpapan, Pdt. Robert Agung, memastikan bahwa kehadiran pihaknya bertujuan menjawab dinamika sosial masyarakat tanpa memandang latar belakang.
”Kami berupaya hadir sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Itu semua kami wujudkan dalam bentuk toleransi dan moderasi beragama,” tuturnya.














