BeritaBerita UtamaParlementaria

Alwi Ungkap Kendala Fasilitas Gedung Baru DPRD Balikpapan, Sistem Keamanan Jadi Sorotan

×

Alwi Ungkap Kendala Fasilitas Gedung Baru DPRD Balikpapan, Sistem Keamanan Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
gedung baru dprd Balikpapan
Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, meluruskan permasalahan sejumlah fasilitas gedung baru dewan yang disebut belum memadai. (foto: narasinegeri)

narasinegeri – Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, membenarkan adanya insiden pencurian kabel instalasi Air Conditioner (AC) di area kantor baru dewan. Alwi mensinyalir peristiwa tersebut terjadi lantaran sistem dan sarana pengamanan areal gedung belum sepenuhnya memadai.

Faktor yang menjadi celah utama bagi oknum pelaku, menurut Alwi, adalah belum adanya pagar permanen di gedung baru DPRD.

Selain itu, sejak gedung baru dewan beroperasional, belum ada penambahan personel Satuan Pengamanan (Security). Sehingga, konsentrasi pengawasan menjadi terbelah.

“Fokus pengawasan Security saat ini terbagi antara menjaga gedung lama dan baru. Apalagi pagar kantor belum permanen sehingga sangat riskan. Sedangkan, jumlah personel belum ada penambahan,” jelasnya, Senin (17/8/2026).

Menyikapi kejadian tersebut, Ketua DPRD telah menginstruksikan kesekretariatan untuk meningkatkan pengamanan. Termasuk mengusulkan penambahan personel pengamanan.

Mengenai kelayakan dan penyelesaian gedung baru, Alwi menjelaskan, bahwa masa kontrak pengerjaan sebenarnya masih berjalan hingga Desember mendatang.

Namun, menimbang kebutuhan sarana dan prasarana yang lebih layak. Serta mengakomodasi keinginan sebagian anggota dewan, maka gedung baru harus dipergunakan meski belum melalui proses serah terima secara resmi.

“Memang sebenarnya (pengerjaan dan kontrak) ini kan belum selesai. Tapi karena beberapa teman-teman ingin cepat pindah, ya akhirnya kita meminta izin ke Dinas PU untuk menggunakan sebelum serah terima resmi,” paparnya.

Meski sempat menghadapi kendala aksi pencurian, sejumlah fasilitas vital gedung baru kini sudah beroperasi. Selain alat pendingin ruangan, Alwi memastikan, pasokan air bersih ke sejumlah ruangan sudah mengalir secara normal.

Pekerjaan Rumah (PR) penyelesaian gedung baru yang kini menjadi agenda prioritas adalah penambahan kamera keamanan dan pembangunan pagar permanen. Namun, Alwi mengatakan, rencana tersebut belum pasti dapat terealisasi dalam waktu dekat, mengingat keterbatasan anggaran daerah yang sedang mengalami efisiensi.

“Karena kebutuhan anggarannya juga lumayan besar dan kondisi sekarang masih efisiensi, jadi kita belum bisa buru-buru mengalokasikan,” demikian dia.

Tinggalkan Balasan