BeritaParlementaria

Komisi III DPRD Balikpapan Tekankan Pentingnya Membangun Budaya Kepedulian Lingkungan

×

Komisi III DPRD Balikpapan Tekankan Pentingnya Membangun Budaya Kepedulian Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Syarifudin Oddang, menekankan pentingnya membangun budaya menjaga kebersihan lingkungan. (foto: narasinegeri)

Kepedulian terhadap lingkungan harus tumbuh secara mandiri dan tidak bergantung pada program penilaian atau bantuan dari pemerintah pusat.

Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Syarifudin Oddang, menekankan pentingnya setiap individu untuk membudayakan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Upaya menjaga kebersihan bukan hanya menjadi beban satu pihak saja. Namun, tanggung jawab tersebut melekat pada seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, organisasi perangkat daerah, hingga individu.

“Lingkungan yang bersih itu harus dimulai dari kesadaran masing-masing individu. Upaya ini tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja, tapi menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Maka dari itu, edukasi menjadi langkah konkret membangun kepedulian. Menurutnya, pemahaman tentang kebersihan harus ditanamkan secara konsisten agar menjadi bagian dari pola hidup sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Syarifudin juga menyinggung program penilaian kebersihan dari Kementerian Lingkungan Hidup yang kini semakin selektif dalam menentukan daerah penerima bantuan. Beberapa daerah, termasuk yang sebelumnya rutin menerima dukungan, kini tidak lagi masuk dalam daftar. Ia mengindikasikan hal ini sebagai pengaruh dari proses penilaian yang lebih ketat.

Meski demikian, kondisi tersebut bukan menjadi alasan untuk saling menyalahkan, melainkan menjadi bahan introspeksi bersama. Kembali ia menegaskan, bahwa kesadaran menjaga lingkungan tidak boleh muncul hanya karena dorongan program tertentu.

Pemahaman tentang pentingnya kebersihan harus menjadi bagian dari pendidikan lingkungan. Bahkan, anak-anak perlu mendapat pemahaman tentang tanggung jawab moral dan sosial yang berdampak langsung pada kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.

DPRD berharap peningkatan edukasi dan kesadaran kolektif mampu memperkuat komitmen warga dalam menjaga lingkungan. Dengan demikian, Balikpapan dapat mempertahankan kualitas lingkungan yang sehat secara berkelanjutan tanpa bergantung pada program penilaian semata.

“Dengan edukasi dan peningkatan kesadaran bersama, kami berharap masyarakat dapat terus menjaga kebersihan lingkungan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Berita

Komisi II DPRD Balikpapan memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) masih aman untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Komisi yang membidangi ekonomi di legislatif itu telah berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait. Terutama dengan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balikpapan dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) pada hari Senin (30/3/2026)

Berita

Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, membenarkan adanya tunggakan pajak sekitar Rp3 miliar oleh Rumah Makan (RM) Padang Upik.

Adi memastikan permasalahan tersebut sudah mendapat penanganan dinas terkait. Jumlah tersebut, merupakan sisa tunggakan wajib pajak. Namun, ia tak merinci jumlah persis pokok tunggakan maupun sanksi denda keterlambatan pembayaran

Berita

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyoroti lemahnya pengamanan aset daerah. Ketua Komisi II, Fauzi Adi Firmansyah, menekankan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan agar lebih serius melakukan langkah-langkah penyelamatan aset. Sehingga dapat meminimalisir risiko sengketa dan pemanfaatan aset dapat lebih optimal