narasinegeri – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan penguatan koordinasi ke seluruh satuan pendidikan. Langkah tersebut untuk mendukung rencana peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara serentak di seluruh lingkungan jenjang pendidikan dasar pada tahun mendatang.
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, mengakui peringatan tahun ini belum terlaksana secara serentak di seluruh satuan pendidikan. Meski begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar tetap melibatkan pelajar maupun tenaga pendidik pada upacara peringatan di Kantor Bupati, Kamis (1/10/2026).
“Kalau terkait instruksi peringatan serentak di sekolah-sekolah tahun ini memang belum kita laksanakan. Tetapi tadi kita tetap melibatkan pelajar,” terangnya usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Bupati Kukar.
Heriansyah mengakui peran pihaknya sebagai leading sector pelaksanaan peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan pendidikan. Sejatinya, peringatan bisa terlaksana secara serentak di seluruh satuan pendidikan, apabila surat edaran lebih cepat tersosialisasi.
“Surat edarannya baru kita terima tadi malam. Yang menjadi koordinator untuk Hari Kesaktian Pancasila adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” katanya.
Untuk itu, ia memastikan evaluasi atas peringatan tahun ini sebagai bahan masukan dalam perencanaan dan koordinasi yang lebih baik ke depannya. Dengan persiapan matang, partisipasi sekolah dalam peringatan serentak akan semakin luas.
Terlepas dari aspek pelaksanaan, Heriansyah menilai penting peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai upaya penguatan pemahaman Pancasila kepada peserta didik. Baik itu sebagai dasar negara, maupun penguat persatuan bangsa.
“Alhamdulillah Pancasila menunjukkan kesaktiannya, dan hari ini kita peringati sebagai dasar negara kita, pemersatu bangsa,” ucapnya.
Heriansyah berharap, momentum bersejarah ini mampu menumbuhkan semangat generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.
“Mudah-mudahan ini menjadi spirit kita untuk membangun Kutai Kartanegara dan membangun Indonesia Emas 2045,” harapnya. (Adv/Diskominfo)








