BeritaParlementaria

Pengawasan Berlanjut, Japar Pantau Pasar Murah di Balikpapan Utara

×

Pengawasan Berlanjut, Japar Pantau Pasar Murah di Balikpapan Utara

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Japar Sidik, memantau pelaksanaan pasar murah di wilayah Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara. (foto: ist/*)

Pelaksanaan program pasar murah menjelang Hari Raya Idulfitri tak luput dari pengawasan Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Japar Sidik. Satu di antaranya gelaran Pemerintah Kota Balikpapan di wilayah Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, pada hari Kamis (12/3/2026).

Program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh gas bersubsidi dengan harga terjangkau. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Kelurahan Graha Indah ini sekaligus bertujuan memenuhi lonjakan permintaan warga pada akhir Ramadan.

Dalam kesempatan itu, Politisi PKS memantau langsung proses penyaluran LPG kepada masyarakat yang berhak. Japar mencermati, minat warga untuk memperoleh LPG bersubsidi jelang lebaran tahun ini masih sangat tinggi.

“Antusiasme warga cukup besar. Banyak yang berharap kegiatan seperti ini bisa terus terlaksana karena sangat membantu masyarakat,” ucap wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Balikpapan Utara di sela pengawasan.

Lanjut ia menerangkan, dalam program ini pemerintah kota turut menggandeng sejumlah stakeholder terkait. Melalui agen resmi Pertamina Patra Niaga, pasar murah menyediakan LPG subsidi sesuai ketetapan harga eceran tertinggi (HET) pemerintah yakni, Rp19 ribu per tabung. Dalam mekanismenya, tiap warga hanya boleh membeli maksimal satu tabung agar penyaluran merata.

Aspirasi Warga Melatari Pelaksanaan Pasar Murah

Japar menambahkan, pelaksanaan pasar murah berdasarkan usulan kelurahan setempat setelah mengamati tingginya permintaan masyarakat. Ia mengakui, ketersediaan LPG 3 kilogram di pasaran  acap terbatas, bahkan di tingkat eceran harganya kerap melampaui harga resmi pemerintah.

“Melihat kondisi tersebut, Kelurahan mengajukan pasar murah agar masyarakat tetap bisa mendapatkan LPG 3 kilogram dengan harga sesuai ketentuan. Kami selaku legislatif tentunya berperan mengawasi agar penyaluran benar-benar tepat sasaran,” paparnya.

Bukan hanya LPG bersubsidi, pasar murah turut menyediakan berbagai kebutuhan pokok penting. Dengan dukungan Koperasi Merah Putih, warga dapat membeli beras premium kemasan 5 kilogram dengan harga Rp80 ribu di pasar murah tersebut. Sedangkan minyak goreng seharga Rp40 ribu untuk kemasan 2 liter dan Rp20 ribu untuk kemasan 1 liter.

Melalui langkah pengawasan, DPRD Kota Balikpapan khususnya Komisi II ingin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa gejolak stok dan harga.

Tinggalkan Balasan

Berita

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyoroti lemahnya pengamanan aset daerah. Ketua Komisi II, Fauzi Adi Firmansyah, menekankan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan agar lebih serius melakukan langkah-langkah penyelamatan aset. Sehingga dapat meminimalisir risiko sengketa dan pemanfaatan aset dapat lebih optimal

Berita

DPRD Kota Balikpapan menyoroti serius kasus dugaan keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) daerah dalam peredaran narkotika. Wakil Ketua DPRD, Yono Suherman, menilai persoalan ini bukan sekadar pelanggaran individu, tetapi berpotensi mencoreng citra birokrasi. Bahkan melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik pemerintah