BeritaParlementaria

Jamin Ketertiban Sepanjang Ramadan, Pemerintah Kota Perlu Tingkatkan Pengawasan

×

Jamin Ketertiban Sepanjang Ramadan, Pemerintah Kota Perlu Tingkatkan Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Balikpapan, Yusri. (foto: ist)

DPRD Kota Balikpapan menegaskan bahwa pemerintah daerah harus memastikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadan. Anggota DPRD Balikpapan, Yusri, meminta pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah.

“Perlu ada kebijakan dari pemerintah untuk memonitor segala kegiatan terkait keagamaan agar Ramadan dapat berlangsung dengan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujar Yusri, Minggu (2/3/2025).

Menurutnya, Ramadan merupakan momen penting bagi umat Islam untuk memperdalam nilai-nilai spiritual. Oleh karena itu, suasana yang kondusif harus dijaga agar umat dapat menjalankan ibadah seperti salat tarawih dan itikaf tanpa gangguan.

Yusri menyoroti beberapa potensi gangguan yang dapat menghambat ketenangan Ramadan. Kebisingan, kegiatan yang tidak selaras dengan suasana Ramadan, serta masalah keamanan menjadi perhatian utama.

Ia berharap pemerintah bekerja sama dengan aparat terkait, seperti kepolisian dan Satpol PP, untuk memastikan lingkungan tetap aman dan kondusif selama Ramadan.

“Jangan sampai ada kegiatan yang dapat mengganggu jalannya ibadah umat Islam. Semua pihak harus saling menghormati agar bulan suci ini membawa ketenangan dan kedamaian,” tambahnya.

Selain menjaga ketertiban, Yusri menekankan pentingnya kebersamaan dan toleransi antarumat beragama. Ia berharap suasana harmonis terus terjalin selama Ramadan, sehingga seluruh masyarakat, tanpa memandang latar belakang, bisa merasakan berkah bulan suci ini.

Lebih lanjut, Yusri mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai madrasah kehidupan. Menurutnya, nilai-nilai kebaikan yang diperkuat selama Ramadan tidak boleh berhenti setelah bulan suci berlalu.

Ia menekankan bahwa kebiasaan baik seperti kepedulian sosial, toleransi, dan ketertiban harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Dengan kebersamaan dan toleransi, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Berita

Komisi II DPRD Balikpapan memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) masih aman untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Komisi yang membidangi ekonomi di legislatif itu telah berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait. Terutama dengan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balikpapan dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) pada hari Senin (30/3/2026)

Berita

Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, membenarkan adanya tunggakan pajak sekitar Rp3 miliar oleh Rumah Makan (RM) Padang Upik.

Adi memastikan permasalahan tersebut sudah mendapat penanganan dinas terkait. Jumlah tersebut, merupakan sisa tunggakan wajib pajak. Namun, ia tak merinci jumlah persis pokok tunggakan maupun sanksi denda keterlambatan pembayaran

Berita

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyoroti lemahnya pengamanan aset daerah. Ketua Komisi II, Fauzi Adi Firmansyah, menekankan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan agar lebih serius melakukan langkah-langkah penyelamatan aset. Sehingga dapat meminimalisir risiko sengketa dan pemanfaatan aset dapat lebih optimal