Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengimbau warganya untuk tetap tenang menyikapi kekhawatiran dampak konflik di kawasan Timur Tengah saat ini.
Di tengah situasi ini, Ia meminta warga tidak melakukan panic buying, tidak menimbun kebutuhan pokok maupun bahan bakar minyak (BBM). Tujuannya tentu demi menjaga stabilitas pasokan kebutuhan pokok di daerah selama Ramadan.
Rahmad mengakui, kondisi dunia saat ini memang tengah menghadapi ketidakpastian akibat konflik di sejumlah kawasan, termasuk krisis di wilayah Teluk. Namun demikian, masyarakat semestinya tidak terpancing kepanikan yang justru dapat memicu kelangkaan barang di daerah.
Dia menegaskan bahwa pemerintah telah memastikan ketersediaan stok BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga beberapa bulan ke depan. Karena itu, ia mengingatkan warga agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
“Pemerintah sudah menjamin stok BBM untuk bulan Ramadan dan beberapa bulan ke depan. Jangan panic buying dan jangan menimbun, karena jika itu terjadi, pasokan yang seharusnya cukup berbulan-bulan bisa habis dalam waktu singkat,” imbaunya saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran di Balikpapan Islamic Center, Jumat (6/3/2026).
Selain itu, ia meminta masyarakat tidak melakukan antrean pembelian BBM jika tidak benar-benar diperlukan. Perilaku konsumsi yang tidak wajar, menurutnya, justru dapat memicu kelangkaan yang sebenarnya tidak perlu terjadi.
Pesan Persatuan dan Doa Keselamatan Bangsa
Selanjutnya, Rahmad Mas’ud mengajak masyarakat menjaga persatuan dan suasana kondusif di Kota Balikpapan. Kebersamaan dan ketenangan masyarakat, ia nilai menjadi kunci dalam menjaga kekhusyukan aktivitas ibadah selama Ramadan.
Dalam momentum yang baik ini, ia mengajak seluruh jemaah untuk memperbanyak doa untuk kedamaian internasional. Serta mendoakan keselamatan bangsa Indonesia, Kalimantan Timur, dan Kota Balikpapan agar tetap damai dan sejahtera.
Masih dalam kesempatan yang sama, Rahmad mengajak jemaah untuk memetik hikmah dari peringatan Nuzulul Quran pada pertengahan bulan Ramadan. Momentum tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bagi umat Islam bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang membawa cahaya bagi seluruh umat manusia.
“Mudah-mudahan tausiyah yang akan disampaikan oleh Ustaz Anugrah Cahyadi yang biasa disapa Ucay, tentunya mendatangkan manfaat untuk kita semua untuk mengenal nilai-nilai Nuzulul Quran,” harapnya.
Peringatan Nuzulul Quran malam itu turut dirangkai dengan penyerahan bantuan hibah pemerintah kota kepada pengurus Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center. Wali kota juga menyerahkan apresiasi atas prestasi warga Balikpapan dalam ajang MTQ tingkat internasional.














