Kehadiran infrastruktur ketenagalistrikan turut menumbuhkan harapan dan peluang baru bagi masyarakat sekitarnya. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT PLN (Persero) memastikan setiap langkah pembangunan membawa manfaat berkelanjutan.
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) mewujudkan langkah ini melalui program Desa Berdaya Saing Prupuk. Program ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat seiring pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
Program ini bagian dari tanggung jawab sosial Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur (UPP KLT) 1 di wilayah sekitar proyek. Dengan program ini, PLN menghadirkan sejumlah intervensi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari peningkatan akses air bersih, penguatan kapasitas BUMDes dan UMKM lokal. Kemudian, penyediaan sarana pendukung pemasaran produk, serta pengembangan potensi wisata berbasis masyarakat. Tujuannya, mendorong kemandirian ekonomi desa.
Manager UPP KLT 1, Made Gita Prawira, mengungkap program tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan selaras dengan kondisi sosial masyarakat. “Program ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan dan memperkuat hubungan harmonis antara PLN dan warga sekitar proyek”, sambung Made, Selasa (23/12/2025).
TJSL Jadi Bagian Proses Bisnis PLN UIP KLT
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan pelaksanaan TJSL merupakan satu kesatuan dengan proses bisnis PLN UIP KLT. “PLN UIP KLT mengemban mandat strategis dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk memperkuat keandalan sistem listrik. Dalam setiap proses tersebut, kami memastikan pembangunan berkelanjutan dan bertanggung jawab, termasuk program TJSL yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” imbuh Basuki.
Dukungan sosial dan keterlibatan masyarakat, menurutnya, menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembangunan infrastruktur. PLN berkomitmen, menciptakan ekosistem pembangunan yang saling menguatkan melalui integrasi proyek ketenagalistrikan dan program TJSL.
Program Desa Berdaya Saing Prupuk terlaksana secara bertahap dan menunjukkan progres positif. Pelibatan berbagai pihak, menjadi kunci agar program memberi manfaat luas dan berkelanjutan.
Ke depan, PLN UIP KLT berupaya terus mengintegrasikan pembangunan transmisi, gardu induk, dan pembangkit dengan program TJSL yang terencana. Dengan begitu, kehadiran listrik andal turut berperan dalam mendorong pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Kalimantan.














