Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyoroti lemahnya pengamanan aset daerah. Ketua Komisi II, Fauzi Adi Firmansyah, menekankan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan agar lebih serius melakukan langkah-langkah penyelamatan aset. Sehingga dapat meminimalisir risiko sengketa dan pemanfaatan aset dapat lebih optimal.
Fauzi mengungkap, masih banyak aset daerah yang luput dari langkah pengamanan fisik maupun administratif.
“Banyak aset kita yang belum mendapat pengamanan maksimal, seperti pemagaran untuk mempertegas batas kepemilikan dan juga kejelasan legalitas. Maksud kami, jangan hanya fokus pada pemeliharaan, tapi juga pengamanan,” terangnya usai rapat dengar pendapat (RDP) bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Senin (30/03/2026).
Dalam kesempatan RDP, Komisi II mendesak Pemkot untuk segera menginventarisir aset-aset daerah yang belum tersertifikasi. Data tersebut berperan penting untuk menjadi dasar langkah-langkah penyelamatan dan penyusunan kebijakan ke depan.
“Kami sudah minta data aset yang bermasalah dan yang legalitasnya sedang dalam proses. OPD terkait berjanji segera menyampaikan,” sebutnya.
Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Agus Budi Prasetyo, memastikan bahwa Pemkot sejalan dengan DPRD. Penguatan langkah pengamanan dan penyelamatan aset daerah menjadi perhatian utama pada tahun anggaran mendatang.
“Untuk 2026 sudah kami laporkan kegiatan yang berjalan. Komisi II meminta penguatan pada pengamanan dan penyelamatan aset menjadi prioritas pada tahun 2027,” jelasnya.
Dalam hal ini, percepatan proses penerbitan legalitas aset utama akan menjadi perhatian utama pemerintah kota. Langkah ini untuk menjamin kepastian hukum sekaligus mencegah potensi penguasaan aset daerah oleh pihak lain secara tidak sah.
Lebih lanjut Budi memaparkan, tahun lalu Pemkot Balikpapan mengajukan sertifikasi atas 77 aset ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Namun sampai kini, baru 14 di antaranya yang sudah terbit.
“Tahun lalu kita ajukan 77 sertifikasi ke BPN. Tahun ini akan kita tambah lagi,” singkatnya.














