BeritaBerita Utama

Insiden Lagi di Pelabuhan Semayang, Nyawa ABK Melayang Saat Proses Muat Alat Berat

×

Insiden Lagi di Pelabuhan Semayang, Nyawa ABK Melayang Saat Proses Muat Alat Berat

Sebarkan artikel ini
Petugas memasang garis polisi teradap alat berat yang membentur ABK KM Madani Nusantara pada insiden di pelabuhan Semayang, Balikpapan pada Rabu, 28 Januari 2026. (foto: ist/)

Insiden yang mengakibatkan korban jiwa kembali terjadi di Pelabuhan Semayang, Balikpapan. Kali ini, seorang anak buah kapal (ABK) KM Madani Nusantara berinisial DN menjadi korban. Hanya berselang sehari usai peristiwa tragis KM Dharma Kartika IX yang merenggut tiga nyawa penumpang.

Insiden KM Madani Nusantara terjadi pada Rabu (28/1/2026) malam. Ketika kru sedang melakukan prosedur memuat alat berat jenis eskavator, sebelum kapal bertolak menuju Parepare, pukul 22.00 WITA.

Kelasi I KM Madani Nusantara, Syukur, mengatakan, DN saat itu bertugas mengatur tali pelindung untuk mengamankan posisi alat berat. Langkah ini bertujuan agar badan eskavator tidak merusak struktur lantai kapal.

Posisi korban saat itu berada di area sempit di sisi kapal. Sangat dekat dengan dinding kapal.

“Korban mengatur tali pengaman sambil menerima arahan dari Mualim 1. Saat eskavator bermanuver, posisi korban sulit terpantau atau blind spot,” jelas Syukur, saat ditemui pada Kamis (29/1/2026).

Ia menduga, benturan singkat antara badan eskavator dengan dinding kapal menyebabkan korban terhimpit. Setelah menyadari situasi tersebut, baru diketahui korban mengalami luka serius pada bagian kepala.

“Bukan terlindas. Hanya terjepit sesaat, tapi mengenai kepala. Itu yang menyebabkan korban tidak tertolong,” terangnya.

Proses evakuasi korban oleh kru kapal memakan waktu sekitar 20 menit. Pemeriksaan medis menyebutkan, korban meninggal dunia dengan kondisi cedera berat di bagian kepala.

Insiden tersebut berlangsung pada tahap awal pemuatan alat berat ke dalam kapal. Tadinya, ada dua unit eskavator yang akan masuk ke dalam kapal. Nahasnya, insiden terjadi terpat pada proses pemuatan alat berat yang pertama.

DN tercatat aktif bergabung sebagai kru KM Madani Nusantara sekira 10 bulan terakhir.

Tinggalkan Balasan