Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Balikpapan memanfaatkan momentum Ramadan untuk berbagi dengan warga kurang mampu. Dalam bakti sosialnya, APJI menyalurkan santunan kepada 90 warga disabilitas dan yatim piatu di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, Selasa (18/3/2025).
Ketua APJI Balikpapan, Yuli Shinta, menegaskan bahwa kegiatan sosial ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga kontribusi kepada masyarakat. Ia memastikan bahwa aksi sosial tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus berlanjut selama Ramadan.
“Bakti sosial ini merupakan bagian dari program kerja APJI setelah kepengurusan baru dikukuhkan. Ini semua hasil donasi dari 60 anggota aktif APJI. Ke depan, kami juga akan melakukan anjangsana dan membagikan paket bantuan bagi warga kurang mampu,” ujarnya.
Yuli menilai, aksi sosial ini sebagai wadah silaturahmi sekaligus memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dorong Peningkatan Mutu dan Daya Saing Penyedia Jasa Boga

Selain bakti sosial, APJI juga menaruh perhatian besar terhadap upaya peningkatan kapasitas pelaku usaha kuliner di Balikpapan. Yuli mengungkap rencana APJI untuk menggelar pelatihan yang berfokus pada mutu, gizi, dan higienitas produk makanan.
“Pelatihan ini sangat penting agar penyedia jasa boga di Balikpapan dapat memenuhi standar yang ditetapkan,” tegasnya.
APJI ingin memastikan bahwa para pengusaha kuliner di Balikpapan memiliki pemahaman yang baik terkait standar mutu dan gizi. Menurut Yuli, peningkatan kualitas ini akan membantu mereka bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami ingin semua pelaku usaha makanan di Balikpapan memahami pentingnya standar mutu dan gizi. Ini adalah momentum bagi mereka untuk meningkatkan daya saing,” tambahnya.
Untuk itu, APJI berencana menggandeng berbagai pelaku usaha kuliner, mulai dari kafe, restoran, hingga warung makan. Yuli menambahkan bahwa UMKM kuliner idealnya dapat bergabung sehingga dapat memahami standar yang berlaku dalam penyajian makanan.
“UMKM juga perlu bergabung karena mereka harus memahami standar mutu dan gizi dalam penyajian makanan. APJI hadir untuk meningkatkan SDM serta membuka peluang kerja baru,” jelasnya.
Sebagai organisasi yang menaungi pelaku usaha kuliner, APJI Balikpapan juga siap berkontribusi dalam program Makan Siang Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami mendukung penuh program MBG. Jika diberi kesempatan, APJI siap berkontribusi dalam pelaksanaan program ini. Inilah pentingnya kita bersinergi,” pungkasnya.
Dengan berbagai program yang dijalankan, APJI Balikpapan optimistis dapat berperan lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor kuliner.