Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Kalimantan Timur,Syafrudin, memastikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu tidak memengaruhi arah gerak partainya.
Politisi senayan itu menegaskan, bahwa fokus utama kader partainya tegak lurus bekerja untuk rakyat.
Ia tak menampik apabila putusan MK memang menuai kekecewaan banyak pihak. Terlebih kalangan elit politik nasional.
Dari sudut pandang pribadinya, penafsiran MK tentang pemilu lokal dan nasional bertentangan dengan isi Pasal 22E Undang-Undang Dasar 1945.
“Namanya juga manusia, mungkin keliru atau silap saat menguji,” ujarnya usai membuka Rakorwil PKB Kaltim di Balikpapan, Sabtu (9/8/2025).
Menurut analisa Syafruddin, putusan MK mengenai pelaksanaan pemilihan berpotensi mendorong amandemen undang-undang. Di samping pula, memicu kekhawatiran mengenai perubahan masa jabatan anggota legislatif di daerah.
Meski begitu, ia berpatokan pada aspek proses pembentukan undang-undang yang sepenuhnya menjadi kewenangan DPR bersama pemerintah. Sementara, DPR sendiri baru akan membahas paket undang-undang politik, terdiri dari regulasi parpol dan pemilu pada tahun 2026.
Sehingga, berbagai kemungkinan masih berpeluang terjadi ke depannya. Apalagi, mencermati bahwa situasi politik selalu menunjukan gerak yang dinamis.
Terlepas dari itu, Syafruddin memastikan PKB Kaltim tetap siap menghadapi pemilu dalam skenario apapun.
“Biarkan para elit politik melaksanakan kerjanya dengan baik, kita tunggu apapun keputusannya. Bagi PKB, yang terpenting adalah kader tetap melaksanakan tugasnya,” jelas politisi yang akrab disapa Bang Udin.
Lebih lanjut, tugas kader PKB memperjuangkan aspirasi publik. Kerja-kerja kader di lapangan, katanya, tidak boleh terhambat oleh dinamika politik.
Untuk itu, seluruh anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota fraksi PKB harus tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat. Syafruddin meyakini, konsistensi dalam upaya ini akan menjadi modal utama meraih suara saat pemilihan.
“Tugas kita adalah bekerja, apapun nanti keputusan DPR dan pemerintah, misalnya pemilu tetap sesuai jadwal, ya kita siap, pemilunya diundur juga kita siap,” pungkasnya.